Biografi Sigmund Freud

Biografi Sigmund Freud 

Biografi Sigmund Freud
Sigmund Freud dilahirkan tanggal 6 Maret atau 6 Mei 1856 di Freiberg. Kota Moravia bagian dari Republik Ceko. Freud anak sulung dari pasangan Jacob dan Amalie Nathanson. Selama hidupnya Freud sangat dimanja ibunya sehingga secara tidak langsung membuat perkembangan kepribadiannya sangat percaya diri selama hidupnya. Ketika dia berumur tiga tahun (versi lain ada yang menyebutkan empat tahun), keluarganya meninggalkan Freiberg dan pindah ke Wina. Dia tinggal di sana hamper selama delapan tahun bahkan sampai menghempaskan nafas terakhirnya yakni pada tanggal 23 September 1939.
Freud memperoleh gelar doctor pada tahun 1881. Selama sepuluh tahun dia ,melakukan penyelidikan mendalam tentang psikologi, membentuk staf klinik psikiatri, melakukan praktek di bidang neurologi, bekerja sama dengan neurology prancis Jean Charcot an juga dokter Josef Breuer di Wina. Tahun 1895, Freud memunculkan bukunya yang pertama bekerja sama dengan Breuer mengenai masalah Histeria. Kemudian selang berapa tahun, yakni pada tahun 1900 terbitlah buku Tafsir Mimpi. Setelah itu karya Freud sedikit demi sedikit muncul menjadi referensi ilmiah. Tahun 1908 menjadi tahun ceramah bagi Freud dan pada tahun 1902 mengorganisir kelompok diskusi masalah psikologi di Wina. Anggotanya antara lain; Alfred Adler, Carl Jung meski akhirnya menjadi psikolog dengan karyanya sendiri.
Pada tahun 1910, Freud dan para pengikutnya membentuk Asosiasi Psikoanalisis International (International Pschycoanalitic Association) yang diketuai Carl Jung. Dari tahun 1902-1906, ketujuh belas pengikut Freud adalah orang Yahudi padahal Freud menginginkan psikologi diikuti oleh semua orang. Ahirnya pertemanan Freud dengan Jung putus manakala mereka saling menafsirkan mimpi masing-masing pada saat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat bersamaan dengan Sandor Frenezi guna menyampaikan kuliah di Universitas Clark dekat Boston.
Sumbangsih Freud terhadap psikologi sangatlah luas sehingga tidak gampang untuk menyingkatnya. Dia menekankan bahwa alam sadar manusia sangatlah berpengaruh terhadap perilaku manusia. Dia menunjukan betapa proses tersebut bisa mempengaruhi isi mimpi dan menyebabkan omongan yang meleset atau salah sebut, lupa terhadap nama-nama dan juga menyebabkan penderitaan atas bikinan sendiri bahkan penyakit. Maka dari itu konsep utama ajaran Freud mengenai jiwa adalah kesadaran, pra-sadar, dan tidak sadar. Inilah yang mendasari ajaran psikologi Freud.
Pengalaman seksual dari Ibu, seperti menyusui, selanjutnya mengalami perkembangannya atau tersublimasi hingga memunculkan berbagai prilaku lain yang disesuaikan dengan aturan norma masyarakat atau norma Ayah. Namun dalam perjalanannya setelah kolega kerjanya Alferd Adler, mengungkapkan adanya insting mati di dalam diri manusia, walaupun Freud pada awalnya menolak pernyataan Adler tersebut dengan menyangkalnya habis-habisan, namun pada akhirnya Freudpun mensejajarkan atau tidak menunggalkan insting seksual saja yang ada di dalam diri manusia, namun disandingkan dengan insting mati (Thanatos). Walaupun begitu dia tidak pernah menyinggung asal teori tersebut sebetulnya dikemukakan oleh Adler awal mulanya.
Freud tertarik dan belajar hipnotis di Perancis, lalu menggunakannya untuk membantu penderita penyakit mental. Freud kemudian meninggalkan hipnotis setelah ia berhasil menggunakan metode baru untuk menyembuhkan penderita tekanan Psikologis yaitu asosiasi bebas dan analisis mimpi. Dasar terciptanya metode tersebut adalah dari konsep alam bawah sadar, asosiasi bebas adalah metode yang digunakan untuk mengungkap masalah-masalah yang ditekan oleh diri seseorang namun terus mendorong keluar secara tidak disadari hingga menimbulkan permasalahan. Sedangkan Analisis Mimpi, digunakan oleh Freud dari pemahamannya bahwa mimpi merupakan pesan alam bawah sadar yang abstrak terhadap alam sadar, pesan-pesan ini berisi keinginan, ketakutan dan berbagai macam aktivitas emosi lain, hingga aktivitas emosi yang sama sekali tidak disadari. Sehingga metode Analisis Mimpi dapat digunakan untuk mengungkap pesan bawah sadar atau permasalahan terpendam, baik berupa hasrat, ketakutan, kekhawatiran, kemarahan yang tidak disadari karena ditekan oleh seseorang. Ketika hal masalah-masalah alam bawah sadar ini telah berhasil di-ungkap, maka untuk penyelesaian selanjutnya akan lebih mudah untuk diselesaikan.
Terlepas dari semua pertentangan tentang gagasan Freud, sangatlah sedikit sekali yang menghargai pendapat Freud seolah psikoanalisa hanyalah bualan belaka. Padahal pendapatnya mengenai psikologi merupakan sebuah revolusioner pikiran manusia seperti kata-kata yang digunakan;ego, super ego, id dan lain sebagainya. Meski sebenarnya psikoanalisa merupakan cara penyembuhan yang termat mahal dan amat serius dantidak berhasil sesuatu, namun teknik tersebut menciptakan kesuksesan yang besar. Terutama dalam hal seksualitas. Bahkan para psikolog masa depan berkesimpulan bahwa keinginan seksual yang ditekan akan semakin penting perananya dalam tingkah laku manusia daripada anggapan sebagian psikolog sebelum Freud.

Yang pantas menjadi tauladan bagi kita semua mengenai kepribadian Freud antara lain; Freud adalah orang yang suka bekerja keras, apapun akan dilakukan sampai benar-benar apa yang menjadi harapannya tercapai. Kedua, kepercayaan diri yang tinggi yang membuat semua usahanya menjadi berhasil. Freud juga memiliki rasa ingin tahu intelektual yang intens, keberanian moral yang luar biasa (yang ditunjukan dengan menganalisis dirinya setiap hari);perasaam bingung terhadap ayah juga figur seorang ayah; kecenderungan untuk menyimpan rasa dongkol secara berlebihan kepada orang yang dianggap melawannya, ambisi yang berkobar-kobar, terutama ditahun-tahun pertamanya, perasaan yang terisolir yang begitu kuat sekalipun ia dikelilingi oleh banyak pengikut.


Sumber:

http://kolom-biografi.blogspot.com

www.pakdenono.com

http://id.wikipedia.org/wiki/Sigmund_Freud

Media.isnet.org

Hart, Michael. H. 1978, Seratus Tokoh Yang Paling Berpengaruh Dalam Sejarah, diterjemahkan oleh H. Mahbub Djunaidi, Jakarta, PT. Dunia Pustaka Jaya.

(Ahmad Nurcholis)

No comments

Powered by Blogger.